
JADWAL TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24 / 2026
Deskripsi
Perhitungan Aktuaria sesuai PSAK 24 Tahun 2026 merupakan proses penting dalam menentukan kewajiban imbalan kerja perusahaan secara akurat dan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia. PSAK 24 mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan imbalan kerja, khususnya untuk program imbalan pasti yang memerlukan pendekatan aktuaria dalam perhitungannya.
Perhitungan ini menggunakan metode Projected Unit Credit (PUC) yang mempertimbangkan masa kerja karyawan, proyeksi kenaikan gaji, serta faktor waktu nilai uang. Dalam praktiknya, perhitungan aktuaria melibatkan berbagai asumsi utama seperti tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, usia pensiun, tingkat pengunduran diri, dan tabel mortalitas. Setiap perubahan asumsi dapat berdampak signifikan terhadap nilai kewajiban imbalan kerja yang disajikan dalam laporan keuangan.
Pada PSAK 24 Tahun 2026, perusahaan dituntut untuk semakin transparan dan konsisten dalam penerapan asumsi aktuaria serta pengungkapan informasi yang relevan. Hasil perhitungan aktuaria mencakup Defined Benefit Obligation (DBO), biaya jasa kini, biaya bunga, biaya jasa lalu, serta remeasurement yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain (OCI).
Perhitungan aktuaria yang tepat tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap PSAK 24, tetapi juga membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan sumber daya manusia, perencanaan keuangan jangka panjang, serta kesiapan perusahaan dalam menghadapi proses audit dan pelaporan keuangan tahun 2026.
JADWAL TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24 / 2026
- Anggkatan 1 : 12 – 13 Februari 2026
- Anggkatan 2 : 19 – 20 Februari 2026
- Anggkatan 4 : 05 – 06 Maret 2026
- Anggkatan 5 : 12 – 13 Maret 2026
- Anggkatan 6 : 16 – 17 April 2026
- Anggkatan 7 : 23 – 24 April 2026
- Anggkatan 8 : 21 – 22 Mei 2026
- Anngakatan 9 : 28 – 29 Mei 2026
- Anggkatan 10 : 18 – 19 Juni 2026
- Anggkatan 11 : 25 – 26 Juli 2026
- Anggkatan 12 : 13 – 14 Agustus 2026
- Anggkatan 13 : 27 – 28 Agustus 2026
- Anggkatan 14 : 10 – 11 September 2026
- Anggkatan 15 ; 24 – 25 September 2026
- Anggkatan 16 : 15 – 16 Oktober 2026
- Anggkatan 17 : 22 – 23 Oktober 2026
- Anggkatan 18 : 19 – 20 November 2026
- Anggkatan 19 : 26 – 27 November 2026
- Anggkatan 20 : 10 – 11 November 2026
- Anggkatan 21 : 17 – 18 Desember 2026
Lokasi Pelaksanaan Bimtek
- Hotel Cordella Jakarta Pusat
- Hotel Yello Harmoni Jakarta Pusat
- Hotel Ginofiruci Bandung
- Hotel Pyrness Malioboro Yogjakarta
- Hotel Swisbell Exspress Kuta bali
- Hotel Cleo Surabaya
- Hotel Swsbell inn Panakukag Makassar
TUJUAN JADWAL PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24 / 2026
- Memberikan pemahaman menyeluruh mengenai ketentuan PSAK 24 terkait imbalan kerja.
- Menjelaskan konsep dasar aktuaria yang digunakan dalam perhitungan kewajiban imbalan kerja.
- Membekali peserta dengan kemampuan menghitung kewajiban imbalan kerja menggunakan metode Projected Unit Credit (PUC).
- Membantu peserta memahami asumsi aktuaria dan dampaknya terhadap hasil perhitungan.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam membaca, menganalisis, dan mengevaluasi laporan aktuaria.
- Memastikan penerapan perhitungan aktuaria yang sesuai dengan PSAK 24 Tahun 2026 dan kebutuhan audit.
- Mendukung pengambilan keputusan manajemen terkait pengelolaan imbalan kerja dan perencanaan keuangan perusahaan.
MATERI JADWAL TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24 / 2026
- Pengantar PSAK 24 dan Ruang Lingkup Imbalan Kerja
- Klasifikasi Imbalan Kerja (Jangka Pendek, Pasca Kerja, Jangka Panjang Lainnya, dan Pesangon)
- Konsep Dasar Aktuaria dan Time Value of Money
- Metode Projected Unit Credit (PUC)
- Asumsi Aktuaria:
- Tingkat Diskonto
- Tingkat Kenaikan Gaji
- Usia Pensiun
- Mortalitas dan Turnover
- Perhitungan Defined Benefit Obligation (DBO)
- Biaya Imbalan Kerja:
- Current Service Cost
- Interest Cost
- Past Service Cost
- Remeasurement dan Pengakuan OCI
- Perlakuan Akuntansi dan Jurnal PSAK 24
- Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
- Studi Kasus dan Simulasi Perhitungan (Excel-Based)
- Isu Praktis dan Best Practice PSAK 24 Tahun 2026
Untuk itu Pemerintah Daerah Dan Swasta haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di Atas untuk itu kami PT EDUKASI DAN INOVASI TEKNOLOGI NASIONAL Meyelengarakan JADWAL TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24 / 2026
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan Perhitungan Aktuaria sesuai PSAK 24?
Perhitungan aktuaria sesuai PSAK 24 adalah proses pengukuran kewajiban imbalan kerja perusahaan dengan menggunakan metode dan asumsi aktuaria yang ditetapkan dalam standar akuntansi keuangan.
2. Mengapa perhitungan aktuaria PSAK 24 penting bagi perusahaan?
Karena hasil perhitungan ini digunakan sebagai dasar pencatatan kewajiban imbalan kerja dalam laporan keuangan serta menjadi bagian penting dalam proses audit dan kepatuhan regulasi.
3. Metode apa yang digunakan dalam perhitungan aktuaria PSAK 24?
Metode yang digunakan adalah Projected Unit Credit (PUC), yang memperhitungkan masa kerja karyawan, proyeksi gaji, dan nilai waktu uang.
4. Asumsi apa saja yang digunakan dalam perhitungan aktuaria?
Asumsi utama meliputi tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, usia pensiun, tingkat pengunduran diri (turnover), dan mortalitas.
5. Apa yang dimaksud dengan Defined Benefit Obligation (DBO)?
DBO adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti perusahaan yang dihitung berdasarkan manfaat yang telah diakru oleh karyawan hingga tanggal pelaporan.
6. Bagaimana perlakuan remeasurement dalam PSAK 24?
Remeasurement diakui dalam Penghasilan Komprehensif Lain (OCI) dan tidak direklasifikasi ke laba rugi.
7. Kapan perhitungan aktuaria PSAK 24 harus dilakukan?
Umumnya dilakukan setiap akhir periode pelaporan keuangan atau ketika terjadi perubahan signifikan pada kebijakan atau asumsi perusahaan.
8. Siapa yang biasanya melakukan perhitungan aktuaria PSAK 24?
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris atau konsultan aktuaria independen, dengan dukungan data dari HR dan Finance perusahaan.


